Tampilkan postingan dengan label gramedia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label gramedia. Tampilkan semua postingan

Minggu, 25 Oktober 2015

REVIEW NOVEL PROMISES: Emosi naik turun itu manusiawi, kayak kisah novel ini


Judul                  : Promises
Penulis               : Kristi Jo
Penerbit             : PT Gramedia Pustaka Utama
Jumlah hal.        : 232 halaman
Bingkisan dari @RizkyMirgawati dan @KristiJoe29 

********************************

Halo ... akhirnya kelar baca novel ini. Untuk kali pertama juga baca karya penulis. Sebenarnya hanya butuh waktu baca beberapa jam aja, kok, tapi karena ada satu dan lain hal yang bikin tunda-tunda , akhirnya baru tuntas dua hari ini.

Di sini bakal ada review singkat aja karena menurutku terbilang nyaris nggak ada cacat di novel ini. 

Awalnya aku memang males sama tema persahabatan tapi duh ... yuk, langsung baca kesanku baca novel hadiah ini :)

********************************

Gilak, baca ini emosi dibikin guling-guling! Para tokohnya ekspresif semua (ya, iyalah namanya anak muda 20 th). 

Kamis, 05 Februari 2015

REVIEW NOVEL A WEEK LONG JOURNEY: Kue Yikes Rasa Nikmat!

Judul             : A Week Long Journey
Penulis          : Altami N. D
Penerbit        : PT. Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit : 2015
Jumlah Halaman : 256 halaman
Harga             : Rp 50.000,-

Kue Yikes Rasa Nikmat!

Well, setelah membacanya selama dua hari, menurut saya novel ini tidak hancur. Tidak sepenuhnya tidak hancur, sih. Oke, saya bahas semampu saya. Dan, maafkan kalau caranya ‘semau gue’  sekali, hehehe.

Novel ini sebetulnya punya kisah yang sangat heart-warming. Saya sampai nangis baca, terutama untuk bagian yang mengisahkan tentang keluarga Lina Budiawan. Karakter setiap tokohnya cukup kuat. Ide dasar yang dibahas memang klasik, (upaya) peraihan mimpi yang terbentur realitas. Tapi, sub tema yang mendukung cerita, dalam cerita ini tentang peternakan sebagai background Lina Budiawan (tokoh utama), benar-benar memberikan wawasan baru. Cara bercerita penulis juga lugas. Plotnya juga mengalir.

Rabu, 07 Januari 2015

REVIEW NOVEL FRIENDS DON'T KISS: Metropop informatif bin asyik

Judul                    : Friend Don’t Kiss
Penulis                 : Syafrina Siregar
Penerbit               : PT Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit        : 2014
Jumlah Halaman  : 208 halaman
Cara dapat           : pinjem dari author ‘A Week Long Journey’ Altami N.D

Lomba Menulis Resensi Fiksi Metropop
Metropop informatif bin asyik

Setelah beberapa bulan terakhir dapat iming-iming novel Mbak Syafrina ‘Nana’ Siregar yang baru keluar, akhirnya semalam dapat juga pinjeman buku ‘Friend Don’t Kiss’. Ditambah ‘kompor’ dari temen-temen yang bilang novel ini berkonten apik tapi tetap memiliki unsur romance yang menggemaskan, tambah gatal ingin segera baca!

Alhasil... yeah, satu setengah jam baca semalam—sampai pukul setengah 12 malam—lalu dilanjutkan tadi pagi satu jam, ini yang kukatakan untukmu Mbak Nana: You rock! \m/

Aku selalu suka novel yang memberikan wawasan baru. Dan Mbak Nana kembali membuktikan tanyaku sendiri ketika dulu membaca ‘Dengan Hati’ kaver lama miliknya. ‘Dengan Hati’ bicara tentang AIDS yang mempertemukan dua tokoh utamanya saling berseberangan prinsip. Dalam ‘Friend Don’t Kiss’ Mbak Nana mengulanginya kembali.

Minggu, 04 Januari 2015

REVIEW NOVEL CINTA 24 JAM: Rahasia yang (tak pernah) tersingkap

Judul buku              : Cinta 24 Jam
Penulis                    : Andrei Aksana
Penerbit                  : PT Gramedia Pustaka Utama
Tahun terbit            : September 2005 (Cetakan kedua)
Jumlah Halaman     :184 halaman
Cara dapat              : beli dari koleksi @fiksimetropop

-----------------------
Rahasia yang (tak pernah) tersingkap

Giana terbiasa hidup dalam kemewahan, keglamoran, dan ingar-bingar popularitas dunia hiburan tanah air. Masa lalu menempanya menjadi wanita tangguh. Setangguh keyakinannya sendiri bahwa ... kalau tak ingin ditindas, ia harus menindas lebih dulu (hal. 133). Namun ketika semuanya telah diraih, ketangguhan itu tetap saja runtuh oleh mahakarya agung bernama cinta. Namun ketangguhannya tetap tersisa. Tak pernah jera untuk mencinta—walau berulang kali disakiti. Pun oleh cinta yang disangkanya cinta sejati untuk melabuhkan hati dan ragawi.

Pertama melihat kaver novel ini di daftar baca akun Goodreads Mas Ijul, saya langsung tertarik. Menantang! Ah, tapi sejujurnya pertama kali yang saya lihat itu penulisnya. Sudah lama saya stalking Facebook-nya (duh, ketahuan, deh! Sori, Bang Andrei :p). Pernah pula mengetahui novelnya ‘Janda-janda Kosmopolitan’ yang masih ada di surat kabar nasional. Tapi saya belum tergerak membaca karya beliau. Akan tetapi... yang membuat saya tertarik dengan penulis satu ini adalah garis keturunan di atasnya. Beliau cucu pujangga terkenal dan legendaris, Sanoesi Pane dan Armijn Pane. Hidup ini menakjubkan, bisa ‘bertemu’ dengan orang yang sering dipelajari di bangku sekolah. He-he.Yah, walaupun saya juga tidak hafal karya kakek-nenek Bang Andrei, sih.

FIRST CHAPTERS COMMENTATORS ALLY-ALL THESE LIVES


Genre novel pertama, yang tokohnya konon punya dunia paralel dan bisa pindah-pindah, yang akan aku masukkan MOST WISHLIST! Dan kusayang-sayang selama bacanya. ^^


Baca bab awalnya saja sudah sangat membuat penasaran. Memangnya ada manusia yang bisa berpindah dimensi dengan mudahnya, dengan ujug-ujugnya, dengan tiada dikehendakinya? Apa Ally (tokoh novel ini) punya kekuatan supernatural? Membayangkan Ally yang panik dengan ‘Saat Ketidakberadaanku’, aku ikutan panik. Bisa-bisa linglung karena nggak habis pikir, kok bisa si tokoh berpindah dimensi? Nggak masuk akal. Tapi justru itu, aku suka ide cerita antimainstream, yang pikiran awam—seperti aku—sulit menjangkaunya. Pasti keseluruhan novel ini superb! Serius penasaran, Ally kenapa, sih? Terus gimana cara dia mengatasi ‘kelebihan’nya ini? Kuharap tidak berakhir pada kegilaan. Nggak sabar baca cerita utuhnya. Come on, Mbak Arleen... aku pengen baca segera \o/\o/\o/